Yogyakarta – Humas BRIN. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir BRIN). Dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Taekwondo Sleman 2026 yang diselenggarakan pada 11–12 Juli 2026 di GOR Pangukan Tridadi, Sleman, dua mahasiswa Program Studi Teknokimia Nuklir berhasil meraih medali dan mengharumkan nama institusi. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia Kabupaten Sleman bekerja sama dengan KONI Kabupaten Sleman sebagai bagian dari pembinaan atlet sekaligus seleksi menuju PORDA 2027. 

Prestasi gemilang diraih oleh Yonathan Wiro Kristo Siahaan yang berhasil memperoleh Medali Emas pada kategori Senior (Pemula) Under 54 Kg. Sementara itu, Desborn Panogi Aloysius Damanik sukses meraih Medali Perak pada kategori Senior (Pemula) Under 63 Kg. Keduanya merupakan mahasiswa Program Studi Teknokimia Nuklir yang mewakili Poltek Nuklir BRIN dalam kejuaraan tersebut. 

Keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi ini merupakan bagian dari komitmen Poltek Nuklir BRIN dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.  Keberhasilan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh Yonathan Wiro Kristo Siahaan, peraih medali emas. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten, dukungan pelatih, serta doa dari keluarga dan civitas akademika Poltek Nuklir BRIN.

"Saya sangat bersyukur atas hasil yang saya raih pada Kejurkab Taekwondo Sleman 2026. Persiapan yang kami lakukan tidak selalu mudah, tetapi saya berusaha tetap disiplin dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Terima kasih kepada pelatih, teman-teman, dan Poltek Nuklir BRIN yang selalu memberikan dukungan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi," ungkap Yonathan.

Hal senada disampaikan Desborn Panogi Aloysius Damanik, peraih medali perak. Ia mengaku pengalaman bertanding di Kejurkab menjadi pembelajaran berharga untuk terus meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.

"Saya bersyukur dapat mempersembahkan medali untuk Poltek Nuklir BRIN. Hasil ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berlatih dan memperbaiki kemampuan agar dapat meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi berikutnya. Saya berharap semakin banyak mahasiswa Poltek Nuklir BRIN yang berani mengembangkan minat dan bakatnya serta membawa nama baik kampus melalui berbagai ajang kompetisi," ujar Desborn.

Senada dengan itu, pelatih tim Taekwondo Poltek Nuklir BRIN, Anggi Laksmana, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan yang konsisten, kerja keras, serta mental bertanding yang terus diasah selama masa persiapan.

"Yonathan dan Desborn menunjukkan dedikasi yang luar biasa selama proses latihan. Mereka mampu menjaga fokus, disiplin, dan semangat bertanding hingga berhasil meraih hasil terbaik. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani berkompetisi dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki," tuturnya.

Kejurkab Taekwondo Sleman 2026 menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan atlet yang bertujuan meningkatkan prestasi olahraga secara berjenjang, menjaring bibit atlet potensial, serta mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Daerah (PORDA) 2027. Kompetisi ini mempertemukan atlet-atlet dari berbagai dojang di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam berbagai kategori usia dan kelas pertandingan. 

Prestasi yang diraih kedua mahasiswa tersebut semakin menegaskan komitmen Poltek Nuklir BRIN dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di bidang sains dan teknologi nuklir, tetapi juga memiliki karakter, daya juang, dan jiwa sportivitas. Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berprestasi, serta membawa nama baik Poltek Nuklir BRIN di berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional (dk)