Yogyakarta – Humas BRIN – Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menerima kunjungan lapangan bagi pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Kawasan Sains, Teknologi, dan Edukasi (KSTE) A. Baiquni, Babarsari, Yogyakarta (7/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis kampus dalam memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel melalui integrasi sistem informasi.
Dalam kesempatan itu, Zainal Arief selaku Direktur Poltek Nuklir memaparkan profil institusi, sejarah kelembagaan, mandat organisasi, serta arah pengembangan sebagai perguruan tinggi vokasi teknologi nuklir yang berdaya saing global. Paparan juga mencakup transformasi kelembagaan dari PATN, STTN-BATAN, hingga menjadi Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia di bawah naungan BRIN.
Selain itu, dipaparkan pula program studi yang diselenggarakan, fasilitas laboratorium pendidikan, serta berbagai sarana penunjang pembelajaran dan riset yang berada di kawasan KSTE A. Baiquni. “Adanya fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi mahasiswa” terang Zainal.
Sebagai informasi, hingga tahun 2025, mahasiswa Poltek Nuklir terus mengukir prestasi di kancah nasional maupun internasional, di antaranya menjadi Juara I dalam Essay Competition Asia 2025 dan meraih penghargaan di Global HackAtom 2025. Prestasi ini didukung oleh fasilitas mutakhir di KSTE Ahmad Baiquni, seperti Reaktor Kartini, Laboratorium Iradiator Gamma, dan berbagai laboratorium spesialisasi lainnya.
Pada kegiatan ini juga disampaikan paparan tentang pengelolaan PNBP Poltek Nuklir oleh Abdul Mufid selaku Ketua Tim Program dan Keuangan Poltek Nuklir. Dalam paparannya, ditekankan pentingnya integrasi sistem pembayaran melalui modul SIA-SIMPONI untuk meningkatkan efektivitas penagihan dan penyetoran PNBP ke kas negara. “Sistem ini mencakup berbagai proses mulai dari pembuatan tagihan pembayaran, pencatatan pendapatan, hingga penyusunan laporan keuangan yang lebih efisien” ujar Mufid.
Sejalan dengan visi menjadi perguruan tinggi vokasi teknologi nuklir berdaya saing global, Poltek Nuklir telah mengimplementasikan berbagai inovasi pelayanan prima diantaranya yaitu SIAKAD untuk mempermudah layanan akademik seperti Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB), pengisian KRS, hingga pelacakan karir lulusan secara daring, RENKEUyang merupakan Aplikasi monitoring sistem keuangan yang transparan untuk memastikan akuntabilitas publik dan SRAWUNK & SARENG NGOPI sebagai media komunikasi interaktif bagi sivitas akademika untuk memperkuat iklim riset dan kolaborasi.
Kunjungan lapangan ini juga menyoroti peran strategis Poltek Nuklir dalam ekosistem riset BRIN. Dengan model pembelajaran "6-1-1"—di mana mahasiswa menghabiskan waktu di industri dan pusat riset—lulusan Poltek Nuklir dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli di bidang teknologi akselerator, instrumentasi medik, hingga teknologi proses bahan bakar nuklir. Kegiatan ini merupakan kunjungan lapangan sebagai best practice yang merupakan bagian dari pelatihan PNBP bagi satuan kerja di Provinsi DIY yang diselenggarakan oleh dit PNBP Kemenkeu.
Melalui penguatan tata kelola PNBP dan integrasi sistem ini, Poltek Nuklir berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi lulusan agar mampu bersaing di tingkat global serta meningkatkan mutu layanan dan tata kelola lembaga. (dk,kf)