Yogyakarta – Humas BRIN. Dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi yang transparan serta berkelanjutan antara pihak sivitas akademika dengan orang tua/wali serta mahasiswa, Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) BRIN menyelenggarakan kegiatan Temu Wali Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin (10/8) lalu.
Plt. Direktur Poltek Nuklir Zainal Arief dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum peralihan dari jenjang pendidikan menengah menuju lingkungan perguruan tinggi menuntut adanya perubahan pola pikir yang signifikan.
“Mahasiswa dituntut untuk mulai membangun kemandirian, kedisiplinan tingkat tinggi, tanggung jawab moral, serta kemampuan mengelola diri secara mandiri dalam menjalani dinamika proses perkuliahan,” ungkapnya.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk mencapai keberhasilan akademik, tetapi juga diharapkan mengembangkan karakter, integritas, kompetensi profesional, prestasi, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kampus.
“Oleh karena itu, orang tua atau wali diharapkan dapat senantiasa memberikan dukungan moral, motivasi positif, serta kepercayaan penuh kepada mahasiswa agar mereka mampu berkembang secara mandiri,” jelasnya.
Zainal berharap, komunikasi antara orang tua/wali dan mahasiswa dapat dilakukan secara terbuka dan positif, terutama ketika mahasiswa menghadapi kesulitan selama proses perkuliahan.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Direktur Bidang Akademik Poltek Nuklir Sutanto menjelaskan terkait profil pendidikan di Poltek Nuklir.
“Poltek Nuklir memiliki tiga program studi unggulan berjenjang Diploma IV, yaitu Teknokimia Nuklir, Elektronika Instrumentasi, dan Elektro Mekanika. Ketiga program studi tersebut telah berhasil meraih predikat akreditasi Baik Sekali dari LAM Teknik,” jelasnya.
Adapun sistem pendidikan yang diterapkan menggunakan model pembelajaran inovatif 6-1-1, terdiri atas enam semester penuh pembelajaran intensif di kampus, satu semester program magang industri berbobot 20 SKS, serta satu semester pengerjaan tugas akhir berbobot 5 SKS dengan total beban studi minimal mencapai 144 SKS.
Selain itu, untuk menunjang jenjang karir setelah lulus, Poltek Nuklir memberikan fasilitas serta kesempatan bagi mahasiswanya untuk mengikuti berbagai program sertifikasi kompetensi profesional yang sangat dibutuhkan di dunia industri, seperti Petugas Proteksi Radiasi Industri (PPR), Petugas Keamanan Zat Radioaktif, hingga Operator Radiografi.
Sementara itu Wakil Direktur Bidang Nonakademik, Sukarman dalam kesempatan yang sama menyampaikan peluang pengembangan kemahasiswaan dan layanan nonakademik.
Ia memaparkan bahwa lingkungan kampus Poltek Nuklir yang berada di bawah naungan BRIN senantiasa menjunjung tinggi budaya keselamatan kerja yang ketat melalui penerapan prinsip 3S, yaitu Safety, Security, dan Safeguards, dalam setiap kegiatan praktikum maupun riset laboratorium.
"Penerapan prinsip 3S tersebut menjadi perhatian bersama seluruh sivitas akademika, khususnya dalam kegiatan pembelajaran, praktikum, dan penggunaan fasilitas yang berkaitan dengan teknologi nuklir,” ungkapnya.
Selain itu, Sukarman menjelaskan, guna menjamin kesejahteraan dan kenyamanan mahasiswa selama menuntut ilmu, pihak kampus telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang sangat memadai.
“Ketersediaan klinik kesehatan kawasan untuk penanganan medis darurat, fasilitas asrama mahasiswa dengan tarif terjangkau, pendampingan intensif melalui Dosen Pembimbing Akademik (DPA), hingga fasilitasi kegiatan organisasi kemahasiswaan dan peluang pengembangan jejaring internasional termasuk kesempatan studi lanjut ke luar negeri,” jelasnya.
Sebagai rangkaian acara temu wali, juga dilaksanakan sesi dialog interaktif yang berlangsung dinamis antara para orang tua wali dengan jajaran manajemen kampus. Melalui penyelenggaraan kegiatan silaturahmi ini, Poltek Nuklir optimis bahwa kolaborasi dan sinergi antara institusi pendidikan dan orang tua/wali akan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki keunggulan kompetensi di bidang teknologi nuklir, tetapi juga berkarakter luhur, berintegritas tinggi, serta siap menghadapi tantangan global di masa depan. (mr, ksa, dk, tek/ed:mn)