Yogyakarta – Humas BRIN. Mahasiswa Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) BRIN kembali menorehkan prestasi internasional di penghujung tahun 2025. Tim poster JumpTron yang beranggotakan Sherina Massayu Putri dan Elsandra Meisya Ayuningtyas berhasil meraih juara kedua dalam ajang Asia Nuclear Business Platform (ANBP) Poster Competition 2025. Gelaran kompetisi internasional di bidang pengembangan teknologi nuklir tersebut diselenggarakan oleh Nuclear Business Platform (NBP) bersama Dewan Energi Nasional Indonesia pada 9-11 Desember 2025 lalu di Jakarta. Kompetisi diikuti oleh tim pengembang teknologi nuklir inovatif dari berbagai institusi internasional.
Prestasi internasional ini diraih melalui karya poster berjudul ATOM JUMP: An Educational Game to Break Nuclear Misconception, sebuah platform edukasi interaktif berbasis gim mengenai pengembangan teknologi nuklir yang dirancang untuk menanggapi respond masyarakat terkait tantangan energi, sekaligus membangun kesadaran masyarakat melalui jalur edukasi yang inovatif, kreatif, dan tidak monoton.Karya ini disusun dengan bimbingan Dhita Ariyanti, dosen Poltek Nuklir.
Menurutnya, melalui pengalaman pembelajaran yang menyenangkan, ATOM JUMP mendorong partisipasi aktif pemuda dan masyarakat dalam membangun opini positif terhadap nuklir. ”Ketika telah terbangun opini positif terhadap nuklir di tengah masyarakat, maka akan terbentuk komunitas yang kritis dan mampu mendukung pemanfaatan energi nuklir secara aman dan berkelanjutan. Jadi kita harus terus bersemangat dalam berinovasi sehingga masyarakat semakin mengenal nuklir,” imbuh Dhita.
Poster ATOM JUMP: An Educational Game to Break Nuclear Misconception ini memiliki nilai utama pada pemberdayaan pemuda dan komunitas melalui edukasi ilmiah yang kreatif. Poster ini menampilkan bahwa energi nuklir bukan hanya sebagai isu teknis belaka, tetapi sebagai pengetahuan yang harus dipahami secara utuh sehingga miskonsepsi dapat diminimalisir. Dengan menggunakan gim sebagai media penyampai informasi, poster ini akan memberikan ruang kepada pemuda untuk menjadi agen perubahan, sekaligus menjadikan edukasi nuklir lebih diterima oleh seluruh kalangan dan dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.
Sherina Massayu Putri, salah satu anggota tim karya poster menyebutkan bahwa perpaduan antara inovasi dan kesadaran sosial dapat membangun kesadaran kritis sehingga miskonsepsi yang sudah lama mengakar dapat dilawan melalui partisipasi aktif dan pemahaman yang benar. “Poster ini tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan pola pikir kritis yang menjadikan masyarakat terbuka terhadap inovasi untuk mendukung pemanfaatan energi nuklir yang aman bagi masa depan,” ungkap Sherina.
Keikutsertaan mahasiswa Poltek Nuklir BRIN dalam berbagai ajang perlombaan maupun forum nasional dan internasional di bidang pengembangan teknologi nuklir membuktikan bahwa mahasiswa vokasi kenukliran mampu mengaplikasikan teori yang telah diperoleh ke dalam bentuk karya inovasi terapan dan dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Melalui inovasi yang diciptakan, mahasiswa Poltek Nuklir-BRIN dapat menunjukkan kepada masyarakat bahwa nuklir merupakan energi yang aman untuk dipelajari dan dikembangkan serta dimanfaatkan sebagai bagian dari solusi menuju masa depan energi bersih dan terbarukan di Indonesia. (mya, dk/ed: mn)